Selasa, 12 Agustus 2014

Pengantar Ilmu Ekonomi - Berpikir seperti ekonom

Ekonom sebagai ilmuwan
nEkonom sebagai ilmuwan harus menerapkan pendekatan ilmiah (metode ilmiah)
nAspek terpenting dari pendekatan ilmiah adalah pertanyaan yang berkaitan dengan bukti nyata
nSebagian besar dari bukti nyata tersebut berasal dari pengamatan atas apa yang terjadi dalam kehidupan ekonomi sehari-hari

Pendekatan dalam ilmu ekonomi
nTeori ekonomi
berbentuk pernyataan atau dalil mengenai pola perilaku manusia yang diharapkan terjadi pada kondisi tertentu

nModel ekonomi
penyederhanaan realitas dunia yang rumit. Bentuk model ekonomi; diagram, grafik dan persamaan matematika

Variabel, asumsi dan hipotesa
nSuatu teori ekonomi meliputi :
1.Sederet definisi yang menjelaskan variabel yang digunakan
2.Sederet asumsi mengenai perilaku variable
3.Hipotesa yang diturunkan dari asumsi dan dapat diuji terhadap pengamatan empiris yang nyata

Variabel
nVariabel : sesuatu yang dapat mempunyai nilai yang berbeda-beda
contoh : harga (jumlah uang yang harus dikorbankan untuk memperoleh suatu barang/jasa)
nVariabel ekonomi: v. endogen & v. eksogen
contoh : harga sirih di Kota Waingapu pada waktu tertentu selain ditentukan oleh permintaan dan penawaran, juga ditentukan oleh iklim dan cuaca (harga sirih = v. endogen; iklim dan cuaca = v. eksogen)

Asumsi
nAsumsi digunakan untuk mempermudah suatu pengertian
nBentuk asumsi :
1.Ceteris paribus : faktor2 lain dianggap tetap (konstan)
2.Fallacy of compotition : apa yang baik dalam skala kecil, belum tentu baik dalam skala besar (keseluruhan)
3.Pola pikir post hoc : anggapan bahwa suatu kejadian (A) akan mengakibatkan kejadian lain (B)

Hipotesa
nHipotesa : dalil yang diturunkan dalam suatu teori
contoh : bila suatu perusahaan ingin memaksimalkan keuntungan (ceteris paribus ), maka upah tenaga kerja akan dikurangi agar keuntungan tetap maksimal
nHipotesa yang diuji dan didukung oleh kenyataan akan berubah menjadi teori; yang bila teruji berulang-ulang akan menjadi hukum.

Analisa positif vs normatif
nAnalisa (ekonomi) positif :
pernyataan-pernyataan (ekonomi) mengenai apa yang terjadi dalam kenyataan (fakta).
Pernyataan positif dapat dibuktikan atau disangkal atas dasar bukti
nAnalisa (ekonomi) normatif:
pernyataan2 (ekonomi) yang menunjukkan apa yang seharusnya terjadi
Pernyataan normatif mencerminkan pendapat dan tidak dapat dibuktikan atau disangkal.

Model Ekonomi
nDigunakan untuk menjelaskan teori
n 2 model ekonomi : diagram aliran sirkuler dan kurva batas kemungkinan produksi
nHubungan dalam grafik :
* Hubungan positif / sebanding : kedua variabel bergerak ke arah yang sama
* Hubungan negatif / berbandinga arah : kedua variabel bergerak ke arah yang berbeda.

n
Ekonomi mikro vs Ekonomi makro
nSecara tradisional, ilmu ekonomi dibagi menjadi ekonomi mikro dan ekonomi makro.
nEkonomi mikro: kajian tentang bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan dan berinteraksi di pasar tertentu
nEkonomi makro : kajian tentang gejala perekonomian secara luas
nPembagian tersebut berdasarkan pada; satuan pengambil keputusan, ruang lingkup dan fokus analisis, bukan alat analisisnya

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
Ekonomi mikro :
nPengambil keputusan : individu, rumah tangga, unit usaha
nRuang lingkup : perilaku konsumen, perilaku perusahaan, perilaku pasar, dll
nFokus analisis : membuat pilihan untuk efisiensi alokasi sumber daya dan maksimalisasi kepuasan

Ekonomi makro :
nPengambil keputusan disebut agregat atau menyeluruh (aggregate )
nRuang lingkup : kegiatan perekonomian secara global, nasional, regional dan lokal
nFokus analisis: pentingnya segi permintaan (demand ) dalam menentukan tingkat kegiatan ekonomi dan campur tangan pemerintah (kebijakan)

Tiga aspek penting dalam Ekonomi Mikro dan Makro
nEkonomi mikro :
1.Interaksi di pasar barang dan jasa
2.Tingkah laku pembeli dan penjual
3.Interaksi di pasar faktor produksi

nEkonomi makro :
1.Penentuan tingkat kegiatan ekonomi
2.Pengeluaran agregat
3.Inflasi dan pengangguran

sumber : http://diana-tumimomor.blogspot.com

Pernyataan positif dan pernyataan normatif

PERNYATAAN POSITIF DAN PERNYATAAN NORMATIF
Dalam mempelajari ilmu ekonomi, perlulah dengan sungguh – sungguh disaddari arti dan perbedaan dari Pernyataan Positif dan Pernyataan Normatif.

1.   Pernyataan Positif
Adalah pernyataan mengenai fakta – fakta yang wujud dalam masyarakat dan oleh sebab itu lah kebenarannya dapat di buktikan kenyataan yang berlaku.

2.   Pernyataan Normatif
Adakalanya sangat di pengaruhi oleh faktor – faktor yang tidak bersifat rasional seperti faktor kebudayaan, filsafat dan keagamaan. Karena sifatnyatersebut, kebenaranpernyataan normatif tidak dapat dibuktikan dengan melihat kenyataan.

3.   Value Judgement
Pandangan yang menekankan tentang pentingnya memperlaju kegiatan ekonomi, akan menunjukkan bahwa cara tersebut menciptakan pertambahan pendapatan per kapita yang lebih tinggi. Tetapi pertambahan tersebut terutama dinikmati oleh sebagian kecil penduduk. Hal itu bergantung kepada value  judgement terhadap pengertian “pertambahan kesejahteraan masyarakat”.

4.   Pernyataan Positif dan Normatif dalam Analisis Ekonomi
Pernyataan Positif seperti itu terutama dijumpai dalam analisis ekonomi deskriptif dan teori ekonomi.
Pernyataan Normatif selalu dijumpai dalam ilmu ekonomi terapan atau ilmu ekonomi kebijakan. Masalah ekonomi dapat diatasi dengan beberapa cara dan cara manakah yang terbaik sangat tergantung kepada value judgement dari yang merumuskan kebijakan ekonomi tersebut.

Sumber :
                    Mikroekonomi Teori Pengantar/Sadono Sukirno- Ed. 3 – cet. 26 – Jakarta : Rajawali Pers, 2011.